Tampilkan postingan dengan label ayam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ayam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Oktober 2013

Melihat kualitas ayam bangkok dari matanya

Melihat mata aym yang baik

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk melihat kualitas baik tidaknya ayam bangkok, salah satunya dengan melihat matanya, mungkin sebagian dari kalian kurang paham bagaimana menilai ayam bangkok dari matanya padahal ini merupakan salah satu hal penting yang juga harus dimengerti dan dilakukan. Namun untuk melihat kualitas itu dari matanya kita harus jeli dalam melihatnya karena seperti yang kita tahu bahwa mata ayam itu kecil, untuk itu kita harus benar-benar memperhatikannya dalam melakukan penilaian, untuk melihat kualitas itu saya akan memberikan beberapa ciri-ciri mata yang baik untuk ayam bangkok, bacalah beberapa ciri berikut.

  1. Mata ayam bangkok yang bagus itu terlihat seperti mata ikan.
  2. Bila dilihat korneanya bentuknya utuh dan juga jernih atau tidak jenuh.
  3. Pupil dari matanya terlihat bulat yang sempurna.
  4. Dalam bulatan hitam matanya terdapat warna kuning yang mengelilinginya.
  5. Jangan memilih ayam bangkok yang mempunyai warna mata merah.
  6. Mengenai letak mata itu sendiri, ada baiknya memilih mata yang menjorong kedalam.
Selain bisa menentukan kualitas dari ayam bangkok matanya itu juga bisa menentukan sehat tidaknya ayam itu atau terkena penyakit, karena biasanya ayam yang tidak sehat itu matanya terlihat pucat, kadang berair dan juga terlihat tidak jernih.Untuk itulah kalian harus benar-benar teliti dalam memilih ayam bangkok yang bagus supaya kalian juga tidak kecewa apabila sudah dibeli tetapi kualitasnya jelek atau malah ayam itu sedang tidak sehat.

Baiklah mungkin cuma itu beberapa tips memilih mata ayam bangkok yang bagus dari saya, semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua, dan tidak lupa saya mengucapkan terima kasih karena kalian sudah berkunjung di blog http://blogspot.com ini.

Selasa, 22 Oktober 2013

Cara Budidaya Ayam Serama

Ayam serama adalah ayam terkecil di dunia yang berasal dari Malaysia. Ayam ini sangat menyenangkan untuk dipelihara karena pandai memikat hati dengan gayanya yang penuh aksi. Jika kita perhatikan ayam ini segera mengangkat dada dan meluruskan ekornya tegak keatas hingga 90 derajat serta mengibaskan kedua sayapnya.

Cara beternak ayam serama harus dilakukan dengan intensif. Pemberian pakan bisa menggunakan pakan dedak yang tiap harinya diberikan minum vitamin. Kandang harus terlindung dari hujan, karena ayam ini mudah sekali terkena penyakit jika kandangnya kurang memenuhi syarat.

Sebetulnya merawat ayam serama ini tidak terlalu sulit juga, asal kita selalu memperhatikan aspek kebersihan dan pemberian pakan yang bagus, memang lebih bagus lagi jika pakan yang kita berikan dicampur juga dengan konsentrat.

Ayam ini bertelur tidak terlalu banyak. Telur diambil setiap hari dan dikumpulkan selama 7 hari, selanjutnya dimasukkan mesin tetas, lama penetasan telur ini sama dengan ayam pada umumnya yaitu 21 hari. setelah ayam menetas dimasukkan dalam bok yang diberi lampu pemanas sebagai indukan. Pemanas ini berfungsi sebagai ganti induk ayam betina yang memanaskan anaknya. Baru setelah 30 hari bulu mulai tumbuh komplit maka anak ayam ini bisa dimasukkan dalam bok biasa.

Dalam perawatan rutin harian, pemberian pakan dan membuang pakan sisa kemarin, memberi air minum baru dan membersihkan tempat minum setiap hari. Sebab penyakit biasanya banyak bersarang pada tempat pakan atau air minum yang jarang dibersihkan. Kotoran dibersihkan setiap hari dan ayam dimandikan juga setiap hari. Dengan memandikan ayam ini, menjadikan ayam kita menjadi semakin jinak dan nurut dengan kita.

Tentang Ayam serama:
1. Dipercaya berasal dari kelantan Malaysia
2. Hasil persilangan dari berbagai jenis ayam
3. Nama serama berasal dari kata Sri Rama dan pada mulanya hewan ini hanya dipelihara dikalangan istana saja.
4. Bisa berumur hingga 15 tahun
5. Berat ideal adalah di bawah 500 gram atau 1/2 kg.
6. Ciri serama yang bagus adalah ekor yang cantik, berdada tegak kepak sayap lurus ke bawah.
7. Hewan peliharaan yang jinak, manja dan mengenal pemeliharanya.
8. Mempunyai gelagat yang menarik, seperti berjalan mundur ke belakang.

PENILAIAN AYAM SERAMA
1. Jenis - Ciri utama adalah kepala melunjur ke belakang, bagian belakang pendek, sayap vertikal dan ekor panjang, penuh, dan apabila berkembang, tidak menyentuh balung. Posisi tengah mata sama dengan posisi tengah kaki ketika berdiri.
2. Sifat - Terlihat gagah, berani dan yakin. Lagak suka menonjol seperti berkokok dan suka berdiri.
3. Ekor - Ukuran besar, vertikal dan tinggi. Bulu ekor utama panjang, melentik di penghujung dan berkembang seperti bentuk V. Lawi (ayam jantan) vertikal 90 derajat dan sedikit melentik ke belakang di saat terakhir.
4. Sayap - Ketika berdiri, sayap ayam dalam posisi vertikal tetapi sedikit membelok ke belakang. Ujung sayap bersentuhan sedikit dengan lantai.
5. Badan - Tegap dan bulat. Dada ayam lebih luas dari bagian belakang apabila dilihat dari atas. Dari tepi, badan berbentuk V. Belakang ayam pendek dan lebar di bagian bahu.
6. Kaki - Tidak begitu rapat dan paralel. Panjang sederhana dan seimbang dengan ukuran sayap. Paha berotot dan sederhana panjang. Taji di bagian tengah betis, keras, kecil dan menuju ke belakang kaki.

Sumber : http://www.infokita.web.id/2011/05/cara-budidaya-ayam-serama.html